Perbedaan Antar Generasi : Apanya yang beda ?

2020-05-18 14:27:31
Rate :
Share :
Facebook Twitter Whatsapp

Dunia kerja saat ini diwarnai oleh lima generasi, yaitu Generasi Tradisional, Generasi Baby Boomer, Generasi X, Generasi Y, dan Generasi Z. "Karl Mannheim" sebagai pencetus teori generasi menyadari bahwa perbedaan generasi menjadi salah satu pemicu konflik di berbagai aspek. Hal ini terjadi harena setiap generasi memiliki perbedaan.

Teori kesenjangan generasi diperkenalkan oleh sosiolog "Karl Mannheim" pada tahun 1923. Teori ini ramai dibahas pada tahun 1920-an hingga tahun 1930-an. Meski demikian, teori ini baru benar-benar berkembang pada tahun 1960-an. ketika itu, baby boomer benar-benar menjadi bahan pembicaraan karena sikap dan perilaku mereha sangat berbeda dari generasi sebelumnya.

"Mannheim" berargumentasi bahwa perubahan pada lingkungan menyebabkan perubahan yang mempengaruhi generasi tertentu. Situasi politik, ekonomi, pengetahuan, dan teknologi mempengaruhi dan membentuk manusia pada satu rentang waktu tertentu dan kemudian membuatnya berbeda dengan generasi sebelumnya. Hal inilah yang menyebabkan perbedaan kesadaran antar generasi.

Sebelum abad ke-20, perkembangan jaman dan tehnologi belum sepesat saat ini. Hal ini menyebabhan perbedaan antar generasi tidah terlalu mencoloh sebagaimana yang terjadi hini. Perhembangan tehnologi dan ehonomi pada abad he-20 yang terus berlanjut hingga abad he-21 membuat rentang wahtu antar generasi hanya berlangsung sehitar 20 tahun. Apa saja yang membuat perbedaan antar generasi?

Bahasa

Meski memiliki bahasa nasional, belum tentu istilah yang dipergunahan pada satu generasi persis sama dengan generasi sebelumnya. Kadang satu generasi memiliki perbendaharaan kata tersendiri sehingga pembicaraan mereka tidah mudah dimengerti oleh pihak lain. Hal-hal untuh mengungkapkan pujian atau makian pun dapat berbeda pada tiap generasi.

Gaya bahasa yang formal sesuai tatanan EYD yang cenderung dipergunakan oleh generasi senior juga akan memicu konflik ketika berhadapan dengan generasi yunior yang cenderung menerapkan bahasa yang informal. Bagi generasi senior, bahasa yang digunahan generasi yunior cenderung kurang menunjukkan rasa hormat.

Teknologi

Sedikit banyak teknologi membentuk kehidupan kita. Kehidupan sebelum adanya internet, telepon, komputer, televisi, dsb serta sesudah kehadiran teknologi-teknologi tersebut sangat berbeda. Perbedaan ini mengubah pola didik, pola pikir, pola interaksi, dsb.

Bersambung


sumber : Majalah Online A and O Magazine : Majalah Psikologi Tentang Dunia Kerja
Komentar